Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta
Share Good Things

FT UPNVJ – Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menerima kunjungan dan diskusi kolaborasi dari Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) terkait rencana partisipasi dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan diskusi awal ini berlangsung pada 2 Maret 2026 di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Teknik.

Diskusi tersebut dimulai oleh dosen Program Studi S1 Gizi FIKES UPNVJ, Widayani Wahyuningtyas, M.M., bersama mahasiswanya yang tengah mempersiapkan rencana program kewirausahaan untuk diusulkan pada skema P2MW 2026. Dalam pertemuan ini, pihak Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik turut dilibatkan sebagai teman kolaborasi untuk mendukung pengembangan aspek teknologi dalam program yang dirancang.

Dari pihak Fakultas Teknik, kegiatan ini didampingi oleh Koordinator Program Studi Teknik Mesin Ir. Fahrudin, M.T., sementara dari FIKES turut hadir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama sebagai pendamping kegiatan.

Diskusi juga menghadirkan mantan dosen Teknik Mesin, Budhi Marthana, yang berperan sebagai narasumber dan pengarah dalam pembahasan ide program. Kehadiran Budhi dipilih karena pengalamannya dalam pengolahan sampah, khususnya dalam pemanfaatan mikroplastik yang diolah menjadi biji plastik daur ulang dan kemudian diproses menjadi berbagai produk bernilai guna seperti genteng, elemen dekoratif, dan produk lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Budhi Marthana memberikan sejumlah masukan terkait potensi pengembangan kewirausahaan berbasis pengolahan sampah. Menurutnya, pengelolaan bank sampah tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha berbasis inovasi produk.

“Pengolahan sampah plastik memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Melalui pendekatan kewirausahaan, mahasiswa dapat mengembangkan berbagai produk dari plastik daur ulang yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai jual di masyarakat,” ujarnya.

Melalui diskusi ini, para peserta membahas berbagai kemungkinan kolaborasi lintas fakultas dalam mengembangkan ide usaha yang memadukan aspek kesehatan, lingkungan, serta teknologi rekayasa. Hasil diskusi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam merancang proposal program kewirausahaan mahasiswa yang inovatif untuk diikutsertakan dalam Program P2MW 2026.

Chat with Us!