Teknik Mesin FT UPNVJ Ikuti Sidang Komisi pada Hari Kedua Raker BKS-TM Indonesia 2026
- May 21, 2026
- Admin Ard
- 0
FT UPNVJ – Hari kedua kegiatan Rapat Kerja (Raker) Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia (BKS-TM Indonesia) Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi dan diskusi strategis antar program studi teknik mesin se-Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Bale Dayang Sumbi, Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung.
Rangkaian agenda diawali dengan registrasi peserta yang diikuti oleh seluruh anggota BKS-TM Indonesia dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan persiapan pelaksanaan Musyawarah Anggota BKS-TM, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM), dan ISAIME 2026 yang disampaikan oleh Dr. Ir. Dodi Sofyan Arief, S.T., M.T. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 di kampus UNSI sebagai bagian dari agenda strategis tahunan organisasi.
Agenda berikutnya membahas persiapan Lomba Nasional Tahunan Rancang Bangun Mesin 2026 yang dipaparkan oleh Dr. Nazaruddin, S.T., M.T. Pada sesi tersebut disampaikan adanya beberapa penyesuaian rubrik penilaian lomba guna menyesuaikan perkembangan inovasi, kreativitas, dan kebutuhan industri saat ini. Perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi serta mendorong lahirnya inovasi teknologi dari mahasiswa teknik mesin di Indonesia.
Setelah sesi diskusi dan coffee break, kegiatan dilanjutkan dengan sidang komisi yang terbagi ke dalam beberapa kelompok pembahasan, meliputi bidang akreditasi, bahan ajar dan Standar Minimum Laboratorium (SML), serta penelitian, pengabdian, pengembangan SDM, pelatihan, kerja sama, dan profesi keinsinyuran.
Program Studi Teknik Mesin FT Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) yang diwakili oleh Ir. Fahrudin, S.T., M.T. turut aktif berpartisipasi pada sidang Komisi 2 mengenai Bahan Ajar dan Standar Minimum Laboratorium (SML). Sidang komisi dipimpin oleh Dr. Ir. Sri Raharno, S.T., M.T. yang menjelaskan bahwa standar minimum laboratorium saat ini telah dicantumkan pada website LAM Teknik dan menjadi salah satu acuan penting dalam mempersiapkan laboratorium pendidikan maupun pelaksanaan capstone design di program studi teknik mesin.
“Standar minimum laboratorium sudah disampaikan pada website LAM Teknik dan menjadi acuan dalam mempersiapkan laboratorium serta capstone design. Selain itu, sumber daya manusia laboran juga perlu diperhatikan dan dipersiapkan sesuai kebutuhan,” jelas Dr. Sri Raharno.
Selain pembahasan terkait standar laboratorium, sidang komisi juga menyoroti pentingnya penerapan standar minimum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) laboratorium. Beberapa usulan strategis yang dihasilkan antara lain pengadaan lomba desain peralatan laboratorium dan pelaksanaan diskusi rutin terkait pengembangan fasilitas laboratorium di lingkungan program studi teknik mesin.
Seluruh hasil pembahasan dari masing-masing komisi kemudian dipaparkan kembali pada sidang pleno yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal BKS-TM Indonesia, Prof. Dr. Ir. Ario Sunar Baskoro, S.T., M.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng. Sidang pleno menjadi forum konsolidasi akhir dalam merumuskan rekomendasi strategis bagi pengembangan pendidikan teknik mesin nasional.
Kegiatan hari kedua Raker BKS-TM Indonesia 2026 ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol penguatan sinergi dan komitmen bersama dalam membangun pendidikan teknik mesin yang unggul, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi nasional maupun global.

